Home » , , , » Seorang Janda Disiram Air Accu Saat Layani Pembeli

Seorang Janda Disiram Air Accu Saat Layani Pembeli

Ardiya alias Didin Medina (25), warga Jalan Gunung Kawi, Desa/Kecamatan Besuki, Situbondo, Jawa Timur, berteriak histeris setelah wajahnya disiram air accu oleh seorang pria yang menyaru sebagai pembeli di tokonya, Medina.

Cairan itu mengenai wajah dan mata janda muda beranak satu ini hingga seketika ia tidak dapat melihat.

Melihat korbannya menjerit dan berteriak kesakitan, pelaku yang mengenakan helm teropong  langsung kabur dengan motornya. Sedangkan korban langsung dilarikan ke RSUD Abdoer Rachem Situbondo untuk mendapatkan perawatan medis.

Saat ditemui di ruang Flamboyan RSUD Abdoer Rachem, Ardiyah mengatakan saat itu pelaku berpura-pura membeli pulsa. “Baru saya tanya kenapa (barang yang dibawanya) mengeluarkan asap, pria itu langsung menyiramkan cairan ke wajah saya,” ujar Ardiyah, Rabu, (29/9/2010).

Ardiyah mengaku, selama ini dirinya tidak pernah berselisih dengan tetangganya maupun orang lain. “Saya hanya menduga, mungkin ada yang dendam dengan saya. Tapi saya tidak tahu siapa,” katanya.

Dia sama sekali tidak mengenali ciri tertentu pada tubuh pelaku karena selain mengenakan helm tertutup, lelaki itu juga berkaos tangan. “Motornya saja disembunyikan, kok,” tukas Ardiyah.

Sutartik (45), ibu korban, berharap kepada polisi agar segera menangkap pelaku. “Ini tugas polisi untuk mengukapnya, yang jelas saya minta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnnya,” kata Sutartik.

Humas RSUD Abdoer Rachem Situbondo, H Indartok, mengatakan, pihak rumah sakit telah melakukakn upaya pengobatan terhadap pasien itu.

Indarto menyebutkan, tim medis tidak dapat memastikan apakah cairan yang disiramkan ke wajah pasien itu dapat menyebakan kebutaan, karena ini masih tergantung jenis zat kimia yang digunakan.

“Kalau zat kimia yang digunakan asam, maka  itu tidak terlalu berbahaya. Tapi jika zat kimia yang digunakan basa itu sangat berbahaya,” jelas Indartok.

Dari hasil observasi dokter ahli mata, pasien ini masih dapat melihat angka atau huruf dengan jarak sekitar 2 meter. “Jika hasilnya begitu, pasien ini hanya butuh perawatan intensif,” pungkasnya.

Kapolres Situbondo AKBP Imam Tobroni melalui Kapolsek Besuki AKP Hariyono mengatakan, cairan yang digunakan pelaku itu sebenarnya bukan cairan air keras melai air accu.

Sementara ini, kata AKP Hariyono, pihak Polsek hanya membantu untuk melakukan penyidikan mengungkap pelaku dan motif penyiraman terhadap pemilik toko itu. “Ini bukan Polsek yang menanganinya, tapi sudah kami dilimpahkan ke Polres,” kata AKP Hariyono.

Sumber :Surya
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 14.00

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.