Presiden Lantik Panglima TNI Sore Ini

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, sore ini, dijadwalkan melantik Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono di Istana Negara, Jakarta.

Berdasarkan pesan singkat dari Biro Pers Istana yang diterimae, Selasa (28/9/2010), pelantikan akan berlangsung sekira pukul 15.00 WIB. Selain Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Laut, pengganti Agus, juga ikut dilantik.

Dalam sidang paripurna, kemarin, DPR menyetujui Agus sebagai Panglima TNI menggantikan Djoko Santoso. Perjalanan Agus untuk mencapai posisi tertinggi di jajaran TNI ini berjalan mulus karena tidak satu pun fraksi di parlemen yang menolak.

Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq dalam laporannya di sidang paripurna mengatakan, Agus memiliki visi dan misi yang jelas untuk membangun TNI. Dalam laporan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus tercatat sebagai salah satu pejabat TNI yang disiplin melaporkan laporan harta kekayaan pejabat negara (LHKPN).

Komnas HAM juga tidak menemukan catatan buruk Agus. Dia merupakan salah satu pimpinan di jajaran TNI yang giat mempromosikan penegakan HAM di lingkungannya.
(okezone)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 17.18

Presiden Buka Pertemuan Keuangan Global di Bali

Presiden Buka Pertemuan Keuangan Global di BaliPresiden Susilo Bambang Yudhoyono, Senin pagi, akan membuka pertemuan keuangan global di Jimbaran Bali.

Alliance for Financial Inclusion (AFI) menyelenggarakan AFI Global Policy Forum 2010 diikuti oleh gubernur bank sentral sejumlah negara seperti Kenya, Bangladesh, Nigeria, Tanzania, Meksiko, Peru, Filipina, Pakistan, dan Namibia.

Pertemuan yang digagas di bawah inisiatif G-20 tersebut membahas terobosan jasa keuangan bagi masyarakat, terutamanya untuk mengurangi angka kemiskinan.

Pentingnya "financial inclusion" telah diakui oleh negara G-20 termasuk Indonesia, karena memiliki sumbangan yang sangat besar pada upaya pengentasan kemiskinan, mengingat sektor keuangan merupakan wahana sumber pembiayaan yang secara tidak langsung berperan dalam mengurangi ketidaksetaraan ekonomi serta peningkatan kesejahteraan.

Selain itu, jasa sektor keuangan yang dapat terjangkau dan layak terutama bagi masyarakat miskin menghubungkan kelompok masyarakat ini kepada perekonomian formal yang pada akhirnya jika dilakukan secara konsisten dengan tata kelola yang baik, akan meningkatkan kesejahteraan.

G-20 telah menyusun prinsip-prinsip "innovative financial inclusion" yang berakar dari pengalaman terutama negara-negara berkembang, termasuk Indonesia.

Dari seluruh prinsip tersebut, paling tidak terdapat tiga prinsip penting yang perlu menjadi perhatian yaitu perlunya kepemimpinan dan komitmen kuat untuk mengentaskan kemiskinan, perlunya kerjasama berbagai pihak terkait untuk memerluas akses pembiayaan dan perlunya pemberdayaan masyarakat antara lain dapat dicapai melalui pendidikan keuangan (financial education).

Hadir mendampingi Presiden, Gubernur Bank Indonesia Darmin Nasution, Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Mendag Mari Elka Pangestu, Mensesneg Sudi Silalahi, Seskab Dipo Alam dan sejumlah pejabat lainnya.

Presiden Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono tiba di Bali Minggu (26/9) siang dan dijadwalkan tiba kembali di Jakarta Senin (27/9) sekitar pukul 12:00 WIB dan tiba di Istana Negara pukul 13:10 WIB.

(ANTARA)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 15.15

Calon Kapolri, Presiden Pertimbangkan Nama Lain

src="http://www.tribunnews.com/foto/bank/images/Nanan-Sukarna-Imam-Sudjarwo.jpg" alt="Presiden Pertimbangkan Nama Lain" width="286" height="392" />Staf Khusus Presiden SBY Bidang Hukum, Denny Indrayana memastikan, hingga kini Presiden masih mempertimbangkan figur terbaik dari yang terbaik yang akan diajukan ke DPR dalam hal ini Komisi III DPR.

Denny memastikan, masih ada waktu bagi Presiden untuk mempertimbangkan calon yang tepat. Dan siapa yang diajukan bisa dua nama yang kini ramai disebut atau malah berbeda.

"Beliau sedang mencari orang (Kapolri) yang pas. Dan itu, tentu membutuhkan waktu, karena masih ada waktu untuk itu. Sama dengan panglima TNI, insyaallah Selasa atau Rabu akan dilantik. Sementara Kapolri juga masih ada rentang waktu lebih dari satu bulan. Tapi, saya yakin akan ada percepatan untuk diajukan," kata Denny secara khusus kepada tribunnews, Sabtu (25/9/2010).

"Saya  tidak bisa memastikan, persisnya kapan akan diajukan. Karena hak prerogatif Presiden juga tidak berbicara, siapa orangnya, tapi kapan diajukan. Itu juga menjadi hak prerogatif," tegasnya.

Sebelumnya, Kapolri Jendral Polisi Bambang Hendarso Danuri  sudah mengajukan dua nama kepada Presiden SBY sebagai penggantinya. Dua nama itu, masing-masing  Komjen Pol Nanan Soekarna dan Komjen Pol Imam Soejarwo. Denny kemudian menyatakan, secara teoritik, dua nama itu memang yang disampaikan.

"Akan tetapi,  undang-undang mengatakan tidak harus, Presiden harus memilih satu dari dua nama yang diajukan oleh Kapolri. Tidak ada perintah wajib oleh undang-undang, memilih dua nama itu ( Nanan Soekarna-Imam Soejarwo).  Jadi, siapa nantinya yang dipilih presiden, pastinya adalah yang memenuhi sarat undang-undang," Denny menegaskan.

Isu terkini, Kapolda Sumut Irjen Oegroseno juga dipersiapkan sebagai calon Kapolri yang sebelumnya akan dimutasi terlebih dahulu. Pangkat Irjen Oegroseno kemudian naik satu tinggat menjadi Komjen sehingga layak dicalonkan. Nama lain yang diisukan dipersiapkan adalah  Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Timur Pradopo.

(TRIBUN)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 13.25

Presiden Minta Organisasi Agama Bersatu

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta semua organisasi keagamaan bersatu untuk mewujudkan kerukunan antarumat beragama. Organsasi keagamaan juga harus mengedepankan upaya dialog dan meninggalkan kekerasan dalam menyelesaikan setiap persoalan.

"Seluruh organisasi keagamaan harus bersatu padu," kata Presiden Yudhoyono saat memberikan sambutan dalam pembukaan Muktamar Persatuan Islam(Persis) ke-XIV di komplek masjid Aisyah, Tasikmalaya, Jawa Barat, Sabtu (25/9).

Cara kekerasan, menurut Presiden, tidak akan menyelesaikan masalah. "Justru akan menimbulkan masalah baru."

Presiden juga mengimbau setiap kelompok keagamaan untuk menghargai hak kelompok lain. "Tidak ada satu kelompok pun yang bisa memaksakan kehendak kepada kelompok lain," kata Presiden menambahkan.

Presiden optimis tidak akan ada konflik antarumat beragama jika semua pihak memahami hak dan kewajiban masing-masing. Kepala Negara berharap aksi-aksi pemicu konflik seperti rencana pembakaran kitab suci dan pembatasan beribadat tidak terjadi lagi.

Secara khusus kepada organisasi Islam, Presiden Yudhoyono berharap organisasi-organisasi itu bisa menjadi media pencerah dan pendewasaan umat. Organisasi Islam, kata Presiden, harus menjadi jembatan kesepahaman antara peradaban Islam, peradaban timur, dan peradaban barat. [Ant/inilah]
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 22.54

Presiden Menunjuk Darmono Sebagai PLT Jaksa Agung



Staf Khusus Presiden Bidang Hukum Denny Indrayana membenarkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono telah memberhentikan Hendarman Supandji sebagai Jaksa Agung dan menunjuk Wakil Jaksa Agung Darmono sebagai Pelaksana Tugas Jaksa Agung.

"Keppres telah ditandatangani Presiden kemarin," kata Denny, Sabtu (25/9/2010), seraya menambahkan alasan Presiden memberhentikan Hendarman adalah karena memang Presiden sudah berencana mengganti dan adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Ketika ditanya sampai kapan Darmono sebagai Plt Jaksa Agung, Denny menjawab, "Sampai terpilihnya Jaksa Agung definitif."
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 21.56

Presiden Lantik 24 Dubes di Istana Negara

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Selasa (10/8/2010), melantik 24 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh. Pelantikan dilakukan di Istana Negara. Presiden didampingi Wakil Presiden Boediono dan Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Pengangkatan itu didasarkan Keputusan Presiden RI No 21/P Tahun 2010 pada tanggal 12 Februari 2010 dan Nomor 84/P-88/P Tahun 2010 tanggal 9 Agustus 2010.

Ke-24 duta besar luar biasa dan berkuasa penuh itu adalah sebagai berikut:

1. Sudirman Haseng untuk Nigeria merangkap Kamerun, Togo, berkedudukan di Abuja;

2. Aloysius Lele Madha untuk Cile, berkedudukan di Santiago;

3, Hamdani Djafar untuk Meksiko, merangkap Honduras, Costa Rica, Nikaragua, Guatemala, berkedudukan di Mexico City;

4. Rezlan Ishar Jenie untuk Perancis, merangkap Kepangeranan Monako dan Kepangeranan Andorra, berkedudukan di Paris;

5. Arif Havas Oegroseno untuk Negara Kerajaan Belgia, merangkap Keharyapatihan Luxembourg dan Uni Eropa, berkedudukan di Brussels;

6. Sudaryomo Hartosudarmo untuk Negara Republik Federasi Brasil, berkedudukan di Brasilia;

7. Nahari Agustini untuk Turki, berkedudukan di Ankara;

8. Dino Patti Djalal untuk Amerika Serikat, berkedudukan di Washington DC;

9. Hasan Klein untuk Perutusan Tetap RI di PBB dan Organisasi Internasional lainnya di New York, berkedudukan di New York;

10. Ferry Adamhar untuk Kuwait, berkedudukan di Kuwait City;

11. Ramli Sa'ud untuk Republik Demokratik Federal Etiopia, merangkap Republik Djibouti dan Republik Somalia, berkedudukan di Addis Ababa;

12. Nasri Gustaman untuk Republik Korea, berkedudukan di Pyongyang;

13. Antonius Agus Sriyono untuk Selandia Baru, merangkap Samoa dan Kerajaan Tonga, berkedudukan di Wellington;

14. Semuel Samson untuk Republik Serbia, berkedudukan di Beograd;

15. Muhammad Lutfi untuk Jepang merangkap Federasi Mikronesia, berkedudukan di Tokyo;

16. Maruli Tua Sagala untuk Republik Hongaria, merangkap Republik Macedonia, berkedudukan di Budapest;

17. Andreas Sitepu Negara untuk Papua Nigini, merangkap Kepulauan Solomon, berkedudukan di Port Moresby;

18. Emeria Wilujeng Amir Siregar untuk Republik Ceko, berkedudukan di Praha;

19. Darmansjah Djumala untuk Republik Polandia, berkedudukan di Warsawa;

20. Wahib untuk Republik Arab Suriah, berkedudukan di Damaskus;

21. Sujatmiko untuk Republik Sudan, merangkap Eritrea, berkedudukan di Khartoum;

22. Nurmala Kartini Pandjaitan Sjahrir untuk Republik Argentina, merangkap Paraguay, dan Uruguay, berkedudukan di Buenos Aires;

23. Nur Syahrir Rahardjo untuk Republik Suriname, merangkap Republik Kooperatif Guyana, berkedudukan di Paramaribo;

24. Dimas Samodra Rum untuk Republik Lebanon, berkedudukan di Beirut.

Acara pelantikan itu turut dihadiri jajaran menteri Kabinet Indonesia Bersatu II, seperti Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, dan Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Agung Laksono.

Hadir pula pejabat tinggi negara lainnya, seperti Ketua DPR RI Marzuki Alie dan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD. (kompas)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 18.26
Diberdayakan oleh Blogger.