iPhone 4 Tembus 200.000 Unit di China

Pemesanan iPhone 4 dikabarkan telah mencapai 200.000 unit di China. Pihak China Unicom terpaksa harus menghentikan pre-order secara online.

Dilansir melalui Reuters, Senin (27/9/2010), sejak diluncurkan Sabtu, 25 September lalu, China Unicom mengklaim telah mendistribusikan sekira 60.000 unit iPhone 4 kepada para pelanggannya.

Angka ini jauh lebih banyak ketimbang saat mereka meluncurkan iPhone 3GS. Pada 2009 China Unicom membutuhkan waktu sekira enam bulan untuk mencapai 100.000 unit.

iPhone 4 sendiri telah ditwarakan China Unicom bersama dengan kontrak layanan selama dua tahun. Selain melalui toko ritel China Unicom, iPhone 4 juga bisa dibeli di empat toko ritel Apple yang tersebar di Beijing dan Shanghai.

Dengan lebih dari 800 juta pelanggan, China dikenal sebagai negara dengan jumlah pelanggan seluler terbesar di dunia. China Unicom harus bersaing ketat dengan China Mobile dan China Telecom.

China Unicom memang merupakan distributor resmi Apple di China. Sebelumnya China Unicom juga pernah menjual iPhone 3GS namun pertumbuhan penjualannya lambat karena harga yang dibandrol masih cukup tinggi. (okezone)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 03.16

Trojan 'Hantui' Pengguna iPhone

Program jahat tak hanya membidik PC sebagai target korban. Tren kejahatan cyber kini mulai menghantui para pemilik ponsel. BiDefender, produsen antivirus baru-baru ini mengingatkan para pengguna iPhone tentang sebuah trojan yang dapat mencuri informasi pribadi pengguna.

Trojan yang diketahui merupakan Trojan.Generic.3010833 tersebut menempel pada email yang menyuruh pengguna melakukan jailbreak. Para pengguna yang tertarik ingin melepas kekang iPhone kemungkinan besar akan tertarik dengan tawaran email berisi trojan tersebut.

Menurut BiTDefender, ada beberapa program freeware yang tersedia di internet yang menawarkan program-program serupa. Tapi BitDefender mengatakan karena di Amerika Serikat jailbreak kini menjadi legal maka para penjahat telah beralih pada aplikasi-aplikasi musik. Demikian dilansir ComputerActive, Kamis (5/8/2010).

BitDefender menyatakan, setelah link yang terdapat di dalam email tersebut diklik, sebuah file .Exe akan men-download ke komputer korban. Ketika disimpan dan menjalankannya maka akan membuka pintu bagi Trojan untuk men-download.

Hal ini kemudian memungkinkan hacker untuk menggangu situs yang dikunjungi korban, dan mengambil username, password dan informasi rekening bank, seperti PIN dan nomor rekening bank dan password. Bitfefender mengatakan data curian tersebut kemudian dikirim ke email Hotmail account yang didirikan oleh para penjahat. (okezone)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 00.19
Diberdayakan oleh Blogger.