Harga Beras Naik Seusai Lebaran ?


Harga beras dengan mutu sedang di Semarang, Jawa Tengah, selama satu pekan terakhir ini cenderung stabil di level yang tinggi. Pasalnya, tidak ada perubahan permintaan dan pasokan secara signifikan. Namun, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memperkirakan, seusai hari raya Lebaran mendatang harga beras akan mulai merangkak naik rata-rata Rp 200 per kg.

Saat ini harga beras jenis Mentik Wangi berada di kisaran Rp 7.500 per kg, Membramo Rp 7.000 per kg, C-4 super Rp 6.500 per kg, C-4 biasa Rp 6.000 per kg, dan beras Umbuk Rp 6.000 per kg.

Kestabilan yang sama juga ditemukan di pasar Kota Jambi masih stabil. Rata-rata harga berbagai merek beras yang dijual di tingkat pedagang pengecer masih stabil dan stok cukup memenuhi permintaan pasar. Selain hasil panen petani setempat, pasokan komoditas bahan pangan itu juga didatangkan dari Palembang, Lampung, dan Padang. Beras cap Tiga King masih tetap dijual Rp 6.750/kg, cap Ikan Belido Rp 7.400/kg, cap Anggur Rp 8.400/kg, beras IR 64 Rp 7.000/kg, dan beras IR 42 ditawarkan Rp 6.500/kg.

Sementara itu di Ambon, harga beras mengalami peningkatan hingga 19,77 % atau naik Rp 35.000 dibanding harga sebelumnya. Untuk beras SW (Sumber Wadung) dan cap Mangga isi 25 kg naik dari Rp177.000 menjadi Rp 212.000. Harga beras merek lainnya juga mengalami kenaikan serupa, antara lain Dewi Fortuna (25 kg) Rp 210.000, Dua Lonceng (20 kg) Rp159.000, Agung (25 kg) Rp 202.000, Bulir Mas (25 kg) Rp 210.000, Tiga Berlian (25 kg) Rp 172.000, dan Tawon (25 kg) yang mencapai Rp 212.000. Kenaikan harga ini disebabkan gagal panen akibat musim hujan yang berkelanjutan. (kompas/Kontan)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 17.56

Lebaran, Harga Tiket Pesawat Naik 3 Kali

Harga tiket pesawat di biro perjalanan melonjak tajam. Kebanyakan calon penumpang memesan tiket untuk tiga penerbangan tujuan favorit yaitu Surabaya, Yogyakarta dan Medan.

Manajer Biro Perjalanan "Dina Setya Rahma" di Rawamangun, Tiwi mengungkapkan pemesanan tiket kemungkinan akan ramai pada dua minggu sebelum Lebaran. Namun, tiket termurah untuk periode Lebaran telah ludes, khususnya untuk penerbangan seminggu sebelum Lebaran.

"Kebanyakan calon penumpang menanyakan tujuan Yogya, Medan dan Surabaya," ungkap Tiwi saat ditemui Wartawan VIVAnews di Rawamangun, Kamis, 12 Agustus 2010.

Walaupun sudah ludes, namun biro perjalanan masih menerima pembelian tiket pesawat dengan harga normal. Persoalannya, harga normal tiket pesawat selama Lebaran jauh berbeda dengan harga normal pada hari biasa. Misalnya, untuk tujuan Surabaya, harga normal mencapai Rp1,3 juta, Medan Rp1,8 Juta dan Yogyakarta Rp1 juta.

Harga tiket yang dijual di travel tersebut tidak jauh berbeda dengan tarif tiket pesawat yang dijual secara online. Misalnya di Lion Air untuk penerbangan sehari sebelum Lebaran, yakni 9 September 2010. Harganya untuk tujuan Medan Rp1,7 juta, Surabaya Rp1,2 juta dan Yogyakarta Rp900 ribu.

Harga tiket tersebut adalah tiga kali lipat dibandingkan dengan harga biasanya. "Kalau hari biasa tiket Surabaya hanya 380 ribu, Yogya 300 ribu dan Medan 700 ribu namun harga tersebut sudah tidak berlaku lagi saat Lebaran," ujar Tiwi.

Namun, Tiwi mengaku masih melayani pemesanan untuk hari libur Lebaran. Ia tidak mau menyebutkan jumlah tiket yang tersisa untuk Lebaran. (viva)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 15.24
Diberdayakan oleh Blogger.