Konflik Tarakan, Gubernur Sulsel Imbau Warga Bugis Tak Terprovokasi

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo mengimbau warga keturunan suku bugis di Tarakan, Kalimantan Timur tidak terprovokasi. Warga asal Sulsel diminta tenang dan tetap waspada terkait bentrokan antar suku di Tarakan.

"Saya meminta agar warga bugis Makassar di Tarakan tetap berada di jalur aman. Mereka sebaiknya tetap berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI. Insya Allah semua dapat terlewati dengan baik," kata Syahrul kepada wartawan, Selasa, (28/9/2010) malam.

Syahrul mengaku terus berkomunikasi secara intensif dengan jajaran pemerintah daerah Tarakan. "Itu untuk antisipasi agar kasus ini tak meluas dan menimbulkan dampak lebih lebar lagi. Biar bagaimanapun kita semua dalam satu NKRI. Kita semua bersaudara," sambungnya.

Syahrul berharap warga Bugis Makassar di Tarakan dapat mengendalikan diri sehingga tidak terjadi bentrokan susulan yang merugikan semua pihak.

"Saya percaya warga Sulsel juga tak akan tindakan balasan di Makassar atau wilayah Sulsel lainnya. Masyarakat Sulsel itu cinta damai," ujarnya.(okezone)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 12.34

Konflik Tarakan, Satu Warga Tewas dan Tiga Luka Parah

Lagi! Satu Warga Tewas dan Tiga Luka ParahKonflik yang melibatkan dua kelompok di Tarakan kembali pecah, Selasa (28/9/2010) sekitar pukul 22.00 WIB. Akibatnya, seorang warga tewas, sementara tiga warga lainnya mengalami luka serius. Korban tewas kini berada di RSUD Tarakan. Situasi di Tarakan kini makin mencekam.

Informasi yang berhasil dihimpun Tribun di lokasi kejadian, bentrok antarkelompok tersebut terjadi di simpang jalan Grand Tarakan Mall. Dua kelompok massa saling berhadap-hadapan menggunakan senjata tajam berupa samurai, parang, dan badik.

Peristiwa menegangkan itu mengakibatkan seorang pemuda tewas terkena senjata tajam, sementara tiga pemuda lainnya mengalami luka serius di tubuhnya. Tangan seorang korban bahkan putus akibat terkena sabetan samurai.

Tiga pria yang terluka langsung dibawa ke RS Angkatan Laut Tarakan, sementara korban tewas dibawa ke RSUD Tarakan. Belum diketahui identitas korban tewas, begitupun dengan korban luka.

Personel Brimob Polda Kaltim langsung mengamankan lokasi kejadian. Situasi di Tarakan saat ini dapat digambarkan benar-benar mencekam. Sesaat sebelumnya, sekitar pukul 18.00 WIB, sebuah rumah yang berada tak jauh dari Polresta Tarakan dibakar massa.

Petugas Pemadam Kebakaran yang tiba di lokasi kebaran tak berani  memadamkan api karena mendapat ancaman dari sekelompok orang. Api pun dibiarkan membumbung tinggi hingga menghanguskan rumah salah satu kelompok warga.

(tribun)
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 12.23
Diberdayakan oleh Blogger.