10 Spesies Dinosaurus Yang Baru Ditemukan

Sejumlah kecil dari spesies dinosaurus, baru-baru ini kembali diketemukan oleh para peneliti, mayoritas spesies iniditemukan di China, Dinosaurus merupakan berbagai kelompok hewan vertebrata darat yang dominan selama lebih dari 160 juta tahun, dari periode Triassic (sekitar 230 juta tahun lalu) sampai akhir periode Cretaceous (Kapur) (sekitar 65 juta tahun lalu).
Kepunahan spesies dinosaurus terjadi selama peristiwa kepunahan Cretaceous-Tersier. Catatan fosil menunjukkan bahwa burung berevolusi dalam dinosaurus theropoda selama periode Jurassic.

Dinosaurus adalah kelompok yang beragam dan bervariasi dari ; burung,terdiri dari lebih 9.000 spesies, adalah kelompok vertebrata yang paling beragam selain ikan perciform. Ahli paleontologi telah mengidentifikasi lebih dari 500 genera yang berbeda dan lebih dari 1.000 spesies yang berbeda dari dinosaurus non-unggas .
BANJI LONG Spesies baru Dinosaurus

Fruitadens haagarorum

Concavenator corcovatus

Dinosaurs terwakili di setiap benua oleh kedua spesies yang masih ada dan sisa-sisa fosil. Beberapa dinosaurus merupakan herbivora,dan yang lain karnivora. Beberapa telah bipedal, yang lain berkaki empat, dan lainnya telah mampu menggeser antara postur tubuh. Banyak Dinosaurus dari jenis non-unggas hidup berkembang modifikasi kerangka rumit seperti tanduk duri bertulang, atau punuk.
Fukuititan nipponensis
Linheraptor exquistius

Kileskus aristotocus

Burung dinosaurus telah menjadi vertebrata dominan yang terbang di planet ini sejak kepunahan pterosaurus. Meskipun Dinosaurus umumnya dikenal karena ukurannya yang sebesar raksasa dari beberapa spesies, namun sebagian besar dinosaurus seukuran manusia atau bahkan lebih kecil. Kebanyakan kelompok dinosaurus yang dikenal memiliki sarang dan bertelur.

Istilah "dinosaurus" dicetuskan pada tahun 1842 oleh ahli paleontologi Inggris Richard Owen, dan berasal dari bahasa Yunani δεινός (deinos) artinya "mengerikan, kuat, menakjubkan" dan σαῦρος (sauros) berarti "kadal". Melalui paruh pertama abad kedua puluh, sebagian besar komunitas ilmiah percaya dinosaurus mempunyai gerakan lamban, tidak cerdas hewan berdarah dingin.

Sebagian besar penelitian yang dilakukan sejak 1970-an, bagaimanapun, telah menunjukkan bahwa dinosaurus adalah binatang yang aktif dengan metabolisme tinggi dan banyak melakukan adaptasi untuk interaksi sosial.
Balaur Bondoc

Abydosaurus mcintoshi

Aardonyx celestae

Sinoceratops zhuchengensis
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 10.17

Ternyata Dinosaurus Lebih Besar dari yang Dikira

Siapa pun tahu dinosaurus. Ya, spesies raksasa yang menghuni bumi di zaman purbakala atau jutaan tahun silam. Layaknya di film Jurassic Park, kebanyakan dinosaurus dikenal karena fisiknya yang besar dan tinggi.

Tetapi, ada penelitian baru yang cukup mencengangkan. Seorang ahli anatomi evolusi asal University of Missouri, Casey Holiday, bersama rekan-rekannya, mengatakan bahwa ukuran dinosaurus yang sebenarnya lebih tinggi dan besar dari yang Anda kira.

Sebenarnya sama dengan penelitian-penelitian dinosaurus sebelumnya. Holliday dan tim riset tersebut juga berpatokan pada ukuran fosil yang ditemui. Namun, baru diketahui bahwa ada bagian-bagian tubuh dinosaurus yang terabaikan.

Padahal, bagian itu bisa menunjukkan tinggi dinosaurus yang sebenarnya adalah 10 persen lebih tinggi dari yang kita tahu selama ini. Bagian itu adalah tulang rawan.

Beberapa fosil dinosaurus, seperti tulang paha dan tulang kering, tak terlalu berpengaruh pada struktur sendi tulang utama. Sebaliknya, tulang rawan yang sangat tebal mungkin justru membantu pergerakan dan pertumbuhan sendi-sendi tulang.

"Dan, hal itu akan menambah tinggi yang signifikan bagi dinosaurus tertentu," kata Holliday, yang dikutip dari LiveScience.com, Jumat 1 Oktober 2010.

Para ilmuwan menarik kesimpulan tentang dinosaurus dengan menginvestigasi burung unta dan buaya, yang mana keduanya adalah dua spesies dari zaman purba yang masih bertahan sampai zaman modern dan dekat dengan manusia. Mereka menemukan bahwa panjang tulang rawan burung unta dan buaya dahulunya bisa lebih tinggi hingga 6-10 persen dari yang ada sekarang.

Selanjutnya, para peneliti mempelajari anggota badan fosil dinosaurus yang telah punah, termasuk jenis pemakan daging T.Rex dan Allosaurus, serta jenis pemakan tumbuhan dan bertubuh raksasa termasuk Brachiosaurus dan Triceratops.

Kesimpulannya, untuk beberapa spesies dinosaurus memang mempunyai tulang rawan yang tingginya lebih signifikan dibandingkan dari yang diketahui selama ini.

Sebagai contoh, seekor Brachiosaurus diperkirakan selama ini tingginya 42 kaki, mungkin tinggi sebetulnya bisa mencapai 43-44 kaki. "Kelihatannya sangat sepele. Tetapi, untuk ukuran tulang rawan itu jumlah yang sangat besar," ujar Holliday.

Menurutnya, tulang rawan ekstra dapat membantu para herbivora raksasa untuk menekan tingkat stres karena berat dan ukurannya yang besar. "Tapi, kami belum terlalu yakin kalau itu alasannya."

Ke depannya, penelitian ini bisa menjelaskan gerakan dan postur dinosaurus yang sebenarnya, lanjut Holliday. "Kita bisa menggunakan hasil riset kami tentang tulang rawan untuk membuat model 3D dari sendi mereka. Sehingga bisa mencoba cari tahu bagaimana mereka bergerak," tandasnya pada LiveScience.

• VIVAnews
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 13.40
Diberdayakan oleh Blogger.