Tips Berani Menghadapi Pocong

Semua warga Indonesia pasti sudah sangat tau apa itu Pocong. Pocong adalah jenis hantu endemik dari Indonesia yang tubuhnya di selimuti dengan kain putih yang di ikat dibeberapa bagian tubuh. Wajah dari Pocong-pocong ini bermacam-macam, ada yang wajahnya berwarna hitam legam, hancur berantakan, banyak luka diwajahnya, putih pucat dengan lingkar mata hitam seperti panda, dan beberapa kondisi wajah yang menyeramkan. Pocong ini merupakan jin yang berkamuflase sebagai bentuk dari kondisi mayat manusia yang dikuburkan.

Belakangan ini sosok hantu Pocong sering menampakan diri diberbagai daerah di Indonesia. Pocong biasanya muncul di sekitar kuburan, disekitar pohon pisang, dan di wilayah yang masih banyak pepohonan. Ciri khas dari pocong selain tubuhnya diselimuti dan diikat oleh kain putih, dia juga bergerak dengan cara melompat. Biasanya sih pocong ini termasuk jenis hantu yang baik dan bukan jenis hantu yang usil tapi banyak dari kita yang langsung takut ketika melihatnya. Bagi Anda yang merasa takut kepada pocong, berikut tipsnya :

1. Selalu Mendekatkan Diri pada Tuhan
Walaupun menyeramkan setan atau jin hanyalah makhluk ciptaan Tuhan YME. Jadi jika kita ingin terhindar dari pocong atau berani menghadapi pocong, dekatkan lah diri Anda kepada Tuhan dengan saling beribadah. Niscaya Tuhan akan selalu melindungi Anda

2. Biasakan Menghapal Do’a-Do’a di Kitab
Tuhan menciptakan kitab dengan banyak manfaat yang sangat berguna buat kita, salah satunya untuk menghindari dari godaan setan. Oleh karena itu, kita harus bisa menghafal do’a atau ayat ayat dikitab walaupun cuma beberapa. Dan hafalkan do’a atau ayat yang berkaitan untuk mengusir makhluk gaib termasuk pocong.

3. Anggaplah Pocong Itu Guling
Saat bertemu atau melihat pocong, sebaiknya kita langsung membayangkannya sebagai guling yang lucu dan menggemaskan. Karena bentuk pocong mirip dengan guling, jadi lebih baik kita membayangkannya sebagai guling yang empuk dan tidak menakutkan. Alhasil rasa takut yang kita pasti akan hilang.

4. Bawalah Korek atau Api
Karena ditutupi kain yang mudah terbakar, pocong pasti sangat takut jika seseorang ingin membakarnya. Apalagi tangan dan kakinya diikat jadi dia gak bisa melepaskan kainnya kalau terbakar. Maka dari itu, kita sebisa mungkin keluarkan korek api saat bertemu pocong yaa!!

5. Tenangkan Pikiran
Saat bertemu dengan setan, pastinya kita akan sangat kaget dan seakan-akan tubuh menjadi lemas tak bisa bergerak. Pada saat ini, tenangkanlah diri Anda dengan membaca do’a. Pikiran yang tenang sangat membantu kita untuk dapat menghadapi hal apapun.

6. Anggap Pocong Lebih Rendah
Seperti yang dikatakan diberbagai kitab bahwa manusia merupakan makhluk yang memiliki derajat yang lebih tinggi dari makhluk lain termasuk lebih tinggi dari jin. Oleh karena itu, saat bertemu pocong atau hantu apapun kita harus sombong karena derajat kita lebih tinggi. Masa kita takut sama yang derajatnya lebih rendah dari kita.

7. Berlari Zig-Zag
Kalau kita sudah keburu takut saat ngeliat pocong, maka berlarilah dengan zig-zag. Hal ini dikarenakan untuk membingungkan pocong. Jika kita berlari lurus, pocong akan mudah mengejar kita karena walaupun ia tidak bisa berlari tetapi lompatan pocong bisa sangat jauh sampai beberapa meter.

8. Anggap Pocong Sebagai Badut
Badut merupakan sosok manusia yang berdandan sangat lucu dan aneh-aneh. Oleh karena itu, karena sosok pocong juga sangat aneh dan seperti di make up, maka kita anggap saja dia sosok badut sehingga rasa takut kita sedikit berkurang.

Sekian dulu nih tips saya tentang bagaimana menghadapi pocong. Semoga sangat bermanfaat buat pembaca yang sering diganggu oleh sosok pocong ini. Mohon maaf klo ada salah-salah kata dalam penulisan, tolong diperbaiki ya.
http://forum.indowebster.com/
sumber
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 00.34

10 Pendaki Wanita akan Daki 2 Gunung Tertinggikxrhe

Jakarta - Sebanyak 10 wanita pendaki berusia di atas 40 tahun akan mendaki Gunung Cayambe (5.790 m) dan Chimborazo (6300 m) di Ecuador, Amerika Selatan, sebagai upaya penggalangan dana bagi para penderita Lupus di Tanah Air.

Di bawah bendera Equatorial Peaks for Lupus (E4L), tim pendaki ini sekaligus menyelesaikan misi '3 Puncak Ekuator', pendakian tiga puncak tertinggi di garis khatulistiwa yang memiliki salju abadi. Upaya pendakian ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Synergy WorldWide Indonesia.

"Gunung Cayambe adalah gunung tertinggi ketiga di Ecuador, Amerika Latin, dan merupakan gunung beratapkan salju abadi terakhir di garis khatulistiwa yang masih menyisakan hamparan padang dan puncak berselimut salju. Sedangkan Gunung Chimborazo dengan lima puncaknya, diakui sebagai gunung berapi tertinggi di Ecuador. Gunung ini juga diakui dunia sebagai gunung tertinggi dunia, bila jarak puncaknya dihitung dari titik pusat bumi," kata Ketua E4L, Ami Saragih, dalam siaran pers yang dilansir, Senin (10/1).

Kesepuluh pendaki wanita itu masing-masing: Ami KMD Saragih (46, psikolog), Amalia Yunita (43, wiraswasta), Veronica (47, pegawai swasta), Diah Bisono (45 tahun, wiraswasta), Miranda Wiemar (43, akuntan), Tejasari (42, independent financial planner), Dwiastuti Soenardi (53 tahun, Pegawai Swasta), Heni Juhaeni (44, konsultan peralatan outdoor), Imas Emi Sufraeni (45, ibu rumah tangga), dan Myrnie Zachraini Tamin (47, akuntan). Satu-satunya pria yang akan menjadi pendamping pendakian adalah Rakhmat, sebagai pelatih tim.

Ini merupakan ekspedisi ketiga yang dilakukan 10 wanita pendaki berusia di atas 40 tahun untuk penggalangan dana ke Yayasan Lupus Indonesia (YLI). Kepedulian tim E4L ini pada lingkungan dan sesama didedikasikan untuk meningkatkan pengenalan terhadap penyakit Lupus.

Dalam suatu survei terindikasi bahwa 9 dari 10 orang dengan Lupus (ODAPUS) adalah wanita dan terdeteksi lebih banyak menyerang pada masa produktif (usia 15-44). Jumlah penderitanya diyakini lebih besar dari yang berhasil terdeteksi, sementara pemahaman mengenai penyakit ini masih sangat minim.

"Ekspedisi E4L yang tahun ini didukung salah satunya oleh Synergy WorldWide Indonesia ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi wanita lain untuk dekat dengan lingkungan dan tetap beraktifitas atau berolahraga, tanpa perlu khawatir akan usia,” ujar Ami Saragih.

Synergy WorldWide Indonesia memberikan dukungan kepada tim pendakian dalam bentuk produk makanan, seperti ProArgi-9 Plus dan Mistica, serta beberapa jenis produk lainnya untuk membantu menjaga kesehatan dan meningkatkan stamina mereka.

Produk Pro Argi-9 Plus terbukti sangat mendukung upaya Jordan Romero menjadi pendaki termuda yang berhasil menaklukkan enam puncak tertinggi dunia (Gunung. Kilimanjaro, Tanzania, Afrika, Juli 2006; Gunung. Kosciuszko, Australia, April 2007; Gunung Elbrus, Rusia, Eropa Juli 2007; Gunung Aconcagua, Argentina, Amerika Selatan, Desember 2007; Gunung Denali, Alaska, Amerika Utara, Juni 2008; Cartenz Pyramid, Indonesia, September 2009).

Jordan Romero, kelahiran 12 Juli 1996, yang pernah menjadi salah satu dari Friends of Synergy mengatakan, "Kami mengonsumsi ProArgi-9 Plus dan kami semua berjalan ke puncak," kata Jordan. "Kami menggunakannya setiap hari, pagi, dan malam. Kami yakin ProArgi-9 Plus merupakan faktor besar dalam upaya kita mencapai puncak."
Written by: Paling Seru
Paling Seru, Updated at: 23.44
Diberdayakan oleh Blogger.